<< Back

Apa Itu ARA dan ARB dalam Dunia Saham? Cari Tahu di Sini!

Smart People, pernahkah mendengar tentang ARA dan ARB dalam dunia investasi saham? Dua hal ini ternyata memiliki peran penting dalam investasi saham jadi Smart People perlu memahaminya dengan baik. Mari cari tahu apa sebenarnya makna dari dua istilah tersebut dan seperti apa manfaat yang diberikan keduanya pada investor saham.

Apa Itu ARA?

ARA merupakan kependekan dari Auto Reject Atas yang didefinisikan sebagai persentase batas kenaikan harga tertinggi dari sebuah saham. Jika sudah mencapai titik ini maka pergerakan harga saham tersebut tidak akan bisa bergerak ke atas lagi. Dapat pula diartikan sebagai titik tertinggi dari pergerakan harga sebuah saham di pasar modal. 

ARA akan menjadi acuan untuk mengatur pergerakan nilai saham supaya ada batas kenaikan dalam satu hari. Batas ARA ini nantinya akan mengatur berapa banyak kenaikan maksimal dari sebuah saham (dalam bentuk persen). Tidak ditentukan asal-asalan, ARA itu sendiri sudah diatur lewat Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia No. Kep-00023/BEI/03-2020. 

Keputusan tersebut mengatur bahwa batas kenaikan maksimal dari setiap saham akan berbeda-beda. Faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut adalah harga dari saham terkait. Umumnya saham yang baru melantai di pasar modal akan memiliki ARA karena di saat itu ada banyak orang yang ingin membelinya.

Pada kondisi IPO atau saat ada penawaran pertama saham seperti ini, biasanya batas ARA akan menjadi lebih besar. Ini berlaku khusus pada hari pertama saham melantai di BEI. Hal tersebut bisa terjadi karena saham ini langsung diminati oleh banyak orang yang berlomba-lomba untuk mendapatkan saham dengan harga masih murah. 

Apa Itu ARB?

Selanjutnya ada ARB yang merupakan kependekan dari Auto Reject Bawah. Dari namanya bisa ditebak kalau ARB ini merupakan kebalikan dari ARA. ARB itu sendiri merupakan sebuah persentase dari batas penurunan maksimal sebuah saham dalam waktu satu hari. ARB juga bisa diartikan sebagai batas terbawah harga saham dalam satu hari dilakukan perdagangan.

Sama halnya seperti ARA, ARB juga memiliki batas sendiri. Berdasarkan aturan yang sama seperti ARA tadi, disebutkan bahwa nilai terendah dari ARB adalah Rp50. Artinya, saham yang sudah mencapai angka ini akan sulit untuk dijual dan tidak diminati lagi oleh para investor.  

Batas ARA dan ARB Saham

Tadi sudah disebutkan bahwa ada batasan tertentu untuk ARA serta ARB. Ini bisa menjadi acuan bagi Smart People saat melakukan analisis investasi saham. Mari cari tahu seperti apa batasan untuk ARA dan ARB saham.

  1. ARA

Mari mulai dulu dari batasan ARA. Berikut adalah aturan batas yang berlaku untuk ARA:

Harga acuan saham Batas ARA
Rp50,00 – Rp200,00 >35%
Rp200,00 – Rp5.000,00 >25%
>Rp5.000,00 >20%
  1. ARB

Selanjutnya mari lihat seperti apa batasan untuk ARB. Berikut ini aturan batas yang diberlakukan untuk ARB saham:

Harga acuan saham Batas ARB
Rp50,00 – Rp200,00 <Rp50 atau <7%
Rp200,00 – Rp5.000,00 <7%
>Rp5.000,00 <7%

Manfaat yang Diberikan

Mengapa Smart People perlu memahami ARA serta ARB dalam dunia saham? Apa sebenarnya manfaat yang diberikan dari dua poin ini? Perlu diketahui bahwa dalam dunia investasi saham akan selalu ada pergerakan harga. Harga sama akan selalu naik turun dan waktunya bisa tidak terprediksi secara tepat. 

Pergerakan harga saham ini pada akhirnya akan memperbesar risiko investasi bagi investor. Di sinilah ARA serta ARB akan memberikan peran penting. Keduanya akan menjadi aturan yang membatasi pergerakan nilai saham. Dari sini, Smart People juga bisa melakukan analisis fluktuasi nilai saham sebelum membeli. 

Sangat disarankan untuk menghindari jenis-jenis saham yang tingkat fluktuasinya tinggi. Jika fluktuasinya tinggi maka risikonya cukup besar. Sebaiknya dihindari terutama bagi investor pemula yang masih ingin melakukan investasi dengan strategi konservatif. 

Selain itu ARA serta ARB juga memberi manfaat bagi perusahaan. Adanya sistem ini akan menjadi sebuah jaminan bagi perusahaan terkait. Ketentuan auto rejection akan membantu menjaga nilai saham dari sebuah emiten supaya tidak anjlok. Lain halnya ketika nilai saham tidak punya batasan, pasti akan sangat merugikan bagi perusahaan.

Baca Juga: Cara Membeli Saham yang Wajib Dikuasai, Kenali Ciri Saham yang Layak di-Hold!

Tips sebelum Membeli Saham Kategori ARA dan ARB

Jika sudah paham mengenai konsep ARA juga ARB maka tiba waktunya menerapkan strategi yang tepat untuk membeli saham. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum membeli saham dengan kategori ARA atau ARB.

  1. Amati Harga Tawar

Pertama-tama, Smart People harus mengamati seperti apa harga tawar dari saham tersebut. Sudah pasti Smart People akan mempertimbangkan harga sebelum berinvestasi. Jadi jangan ragu untuk mencari tahu harga tawar yang wajar dari sebuah emiten. 

  1. Pahami Market Cap Saham

Selanjutnya Smart People perlu memahami market cap dari saham yang diincar. Market cap ini akan merujuk pada besar dana yang dapat dipakai untuk membeli keseluruhan nilai saham. Jika market cap-nya besar maka nilai fundamental perusahaan tersebut sangatlah bagus. 

  1. Lakukan Analisis Fluktuasi Saham

Jangan lupa untuk melakukan analisis fluktuasi status saham ARA serta ARB secara rutin. Analisis ini perlu dilakukan secara rutin mengingat kondisinya bisa terus berubah. Tujuannya untuk mencegah terjadi kerugian bernilai besar. 

  1. Analisis Prospek Perusahaan di Masa Depan

Tentu saja sangat penting untuk melakukan analisis prospek perusahaan di masa mendatang. Cari tahu apakah perusahaan mampu bertahan eksis di masa depan dan seperti apa potensi yang dimiliki. 

Setelah mengetahui ARA dan ARB, kini Smart People semakin siap untuk berinvestasi. Lakukan investasi bersama aplikasi RHB Tradesmart ID yang aman dan menawarkan banyak fitur analisis canggih. Segera unduh aplikasi RHB Tradesmart ID dan mulailah berinvestasi!

Pahami cara investasi saham yang lebih mendalam dengan mengunjungi kumpulan artikel seputar dunia saham di sini.

Sumber:

Wahhab, Abdul. (2022, Agustus 02). Memahami Apa Itu ARA dan ARB dalam Saham yang Penting bagi Pemula. Diakses pada tanggal 7 Mei 2023 melalui https://landx.id/blog/ara-dan-arb-dalam-saham/.

Lestari, Vanadianti E. (2022, September 23). Apa Itu ARA ARB Saham: Pengertian, Berapa Persen, & Ciri Sahamnya. Diakses pada tanggal 7 Mei 2023 melalui https://www.investasiku.id/eduvest/saham/auto-rejection-ara-arb.

RHB Smart Talk

Tonton pembahasan menarik mulai dari ide trading, analisa fundamental, dan analisa teknikal untuk emiten saham pilihan

Setiap hari Senin-Jumat jam 8.45 pagi bersama tim riset RHB Sekuritas

PT RHB Sekuritas Indonesia

Revenue Tower 10-11th Floor
District 8, SCBD Lot 13
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190

021-50939888 (Hunting RHB SI)
021-50939700 (Support OLT)

www.rhbtradesmart.co.id
id.support@rhbgroup.com

Download Sekarang

PT RHB Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh

© 2021 owned by RHB Sekuritas Indonesia
Terms & Condition Internal