<< Back

Sudah Tahu Tentang Breakout Saham? Ini Tips Menghadapinya!

Menjadi seorang trader saham mengharuskan Smart People untuk mengenal berbagai jenis istilah di pasar saham, salah satunya adalah breakout. Breakout merupakan salah satu kondisi terkait pergerakan harga saham. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai breakout, simak berikut ini penjelasan mengenai pengertian breakout saham, hingga tips untuk menghadapinya.  

Pengertian Breakout Saham 

Breakout merujuk pada kondisi saat harga saham bergerak melebihi batas atas atau resistance area atau di bawah batas bawah atau support area. Terjadinya breakout mengindikasikan adanya potensi harga untuk mulai trending di arah breakout tersebut. Kondisi breakout ini sendiri begitu dinanti oleh para trader yang mengikuti strategi trend following alias mengikuti tren harga terkini. 

Breakout yang terjadi sendiri sifatnya terbilang subjektif. Pasalnya, tidak semua trader menggunakan atau menetapkan batas atas (resistance) atau batas bawah (support) yang sama. Jadi, bisa saja seorang trader menganggap kalau breakout sedang terjadi, sedangkan yang lainnya tidak merasakan hal yang sama. 

Terjadinya breakout juga menghadirkan peluang trading bagi para trader. Breakout dengan kondisi volume yang tinggi menandakan keyakinan dan ketertarikan atas saham tersebut, sehingga harganya cenderung akan terus bergerak ke arah breakout tersebut. Kebalikannya, jika breakout terjadi di kondisi volume yang rendah, maka terbilang rentan mengalami kegagalan.    

Ciri Breakout Terjadi 

Breakout merupakan kondisi yang ditunggu-tunggu oleh para breakout trader atau trader yang mengikuti strategi breakout. Bagi para trader tersebut, mengenal ciri atau tanda terjadinya breakout tentu sifatnya begitu penting. Nah, breakout sendiri pada umumnya terjadi beriringan dengan beberapa kondisi di bawah ini. 

  1. Volume yang Tinggi 

Breakout merupakan sinyal atau tanda bahwa ada perubahan pada permintaan dan penawaran. Volume pun menjadi komponen penting dalam perubahan tersebut. Volume yang tinggi pada sinyal breakout menandakan kalau trader sekaligus institusi berada di balik perubahan tersebut. Institusi akan berupaya mempertahankan posisinya, dengan cara terus melakukan pembelian dan penjualan. 

Transaksi yang terjadi secara berkelanjutan ini, disebabkan karena kebutuhan yang mendesak untuk menyeimbangkan kembali outperformance saham atau kenaikannya melebihi rata-rata pasar dan masuknya aliran dana baru. Rata-rata pergerakan volume nantinya bisa menjadi alat untuk melihat seberapa signifikannya volume tersebut.  

  1. Perubahan Permintaan dan Penawaran yang Signifikan 

Breakout saham juga ditandai dengan perubahan yang signifikan terkait permintaan dan penawaran (supply and demand). Pada batas bawah atau support level, pembeli akan jadi lebih agresif dan membeli semua yang ditawarkan. Sedangkan di batas atas atau resistance level, malah kondisi kebalikannya yang akan terjadi. 

  1. Volatilitas yang Tinggi 

Breakout saham terbaik ditandai dengan peningkatan volatilitas yang terbilang besar. Volatilitas ini merujuk pada besarnya jarak antara naik atau turunnya harga saham. Jika terjadi bad fills atau hasil eksekusi order, aktivitas membeli atau menjual saham, yang buruk, maknanya para trader sedang berlomba-lomba untuk mendapatkan saham tersebut.  

Jenis-Jenis Breakout Saham

  1. Consolidation Breakout

Consolidation breakout merujuk pada breakout yang terjadi setelah periode konsolidasi. Periode konsolidasi ditandai dengan flat trading, situasi di mana pasar atau sekuritas tidak mengalami baik peningkatan ataupun penurunan pada harga atau valuasinya. Breakout satu ini bisa terbentuk secara tak terduga, di kondisi volume yang meningkat secara tiba-tiba. 

  1. Reversal Breakout

Reversal breakout merujuk pada breakout yang terjadi saat pergerakan harga saham yang mengalami penurunan tiba-tiba saja berubah arah alias mengalami peningkatan dan melonjak dengan sangat tajam. Pada umumnya, reversal breakout terjadi karena adanya pengumuman penting yang sifatnya positif, terkait dengan saham tersebut. 

  1. Triangle Breakout 

Triangle breakout merupakan breakout yang terjadi saat batas atas atau resistance level sedang flat atau datar, sedangkan batas bawah atau supportance level sedang mengalami peningkatan secara berkelanjutan. Situasi ini mengindikasikan kalau pembeli menjadi makin tidak sabar dan sedikit demi sedikit mulai meningkatkan angka penawarannya. 

Investasi leher ke atas lewat RHB Smart Talk setiap hari

Tips Menghadapi Breakout Saham

  1. Cari Tahu Tren yang Kuat di Pasar Saham 

Agar bisa menghadapi break out saham, Smart People disarankan untuk mencari tahu tren yang sedang menguat di pasar saham. Pasalnya, tren yang kuat tersebut akan mampu menembus harga. Tren dan kondisi pasar inilah nantinya yang berpotensi untuk menembus batas bawah atau support level dan batas atas atau resistance level

  1. Validasi Breakout dengan Candle

Candle atau lilin merupakan grafik harga saham yang banyak digunakan, istilahnya adalah candlestick pattern. Nah, Smart People bisa memanfaatkan candle ini untuk menentukan valid atau tidaknya breakout. Jika hanya ujung atas atau ujung bawah bayangan atau shadow dari candle saja yang melampaui batas atas dan batas bawah, maknanya breakout belum benar-benar terjadi.  

  1. Pasang Stop Loss 

Hadapi breakout dengan memasang stop loss atau batasan untuk membatasi kerugian yang akan diterima oleh trader. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi risiko trading dengan acuan breakout. Dengan adanya stop loss, maka Smart People akan bisa menghindari kerugian yang terlalu besar, disebabkan karena ternyata breakout tersebut gagal terjadi. 

Pantau Saham dengan RHB Tradesmart ID 

Agar bisa memantau potensi breakout saham, Smart People direkomendasikan untuk menggunakan aplikasi trading saham yang mumpuni, seperti RHB Tradesmart ID. RHB Tradesmart ID menghadirkan analisis terkait pergerakan saham dan pasar saham, sehingga Smart People bisa lebih mudah memprediksi kemungkinan terjadinya breakout ke depannya. 

Itulah tadi ulasan mengenai pengertian breakout saham, hingga tips yang bisa dilakukan untuk menghadapi breakout saham tersebut. Breakout saham ditandai dengan harga saham yang melebihi batas atasnya ataupun di bawah batas bawahnya. Para breakout trader akan diuntungkan dengan kondisi breakout ini, jika mereka bisa memastikan breakout tersebut valid atau tidak. 

Makin pintar memahami pergerakan harga saham dengan menggunakan aplikasi trading saham online, RHB Tradesmart ID. Smart People bisa unduh aplikasinya untuk melancarkan aktivitas trading saham nantinya. Yuk pantau saham incaran dengan RHB Tradesmart ID. 

Sumber: 

Hadijah, Siti. (2021, Oktober 15). Breakout Saham: Pengertian, Jenis dan Cara Trading Saham saat Breakout. Cermati. Diakses pada tanggal 18 Februari 2023 melalui https://www.cermati.com/artikel/breakout-saham-pengertian-jenis-dan-cara-trading-saham-saat-breakout

Fydenkevez, Glenn. (2022, Juni 28). Breakout Definition. U.S.News Money. Diakses pada tanggal 18 Februari 2023 melalui https://money.usnews.com/investing/term/breakout#:~:text=When%20traders%20and%20investors%20perceive,is%20called%20a%20%22breakout.%22

Mitchell, Cory. (2021, Agustus 18). Breakout: Definition, Meaning, Example, and What It Tells You. Investopedia. Diakses pada tanggal 18 Februari 2023 melalui https://www.investopedia.com/terms/b/breakout.asp

Crawley, Pat. How to Identify a High Probability Breakout Trade. Warrior Trading. Diakses pada tanggal 18 Februari 2023 melalui https://www.warriortrading.com/how-to-identify-a-high-probability-breakout-trade/

RHB Smart Talk

Tonton pembahasan menarik mulai dari ide trading, analisa fundamental, dan analisa teknikal untuk emiten saham pilihan

Setiap hari Senin-Jumat jam 8.45 pagi bersama tim riset RHB Sekuritas

PT RHB Sekuritas Indonesia

Revenue Tower 10-11th Floor
District 8, SCBD Lot 13
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190

021-50939888 (Hunting RHB SI)
021-50939700 (Support OLT)

www.rhbtradesmart.co.id
id.support@rhbgroup.com

Download Sekarang

PT RHB Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh

© 2021 owned by RHB Sekuritas Indonesia
Terms & Condition Internal