Pasar Bull dan Bear Saham, Harus Bagaimana? Ini Penjelasannya
Jan 01, 1970 by admin
Terdapat 2 kondisi pasar yang terjadi di pasar saham, yakni pasar bull dan bear saham. Pasar bull ditandai dengan kenaikan harga saham, sedangkan pasar bear ditandai dengan penurunan harga saham. Lantas, apa strategi yang harus dilakukan pada masing-masing kondisi pasar ini? Cari tahu jawabannya pada penjelasan di bawah ini.Â
Pasar bull atau bull market merupakan istilah yang digunakan untuk menandakan kondisi pasar saham yang mengalami kenaikan. Pasar bull terjadi selama periode waktu tertentu, di mana banyak saham mengalami kenaikan harga.Â
Mulainya pasar bull biasanya ditandai dengan kenaikan harga saham yang relatif stabil. Pada saat pasar bull, biasanya trader akan melakukan berbagai strategi untuk bisa memperoleh potensi imbal hasil dari kondisi pasar tersebut, di antaranya dengan meningkatkan posisi pembelian dan menjualnya pada saat saham yang dimiliki sudah mendapatkan imbal hasil.
Secara umum, pasar bull akan mulai pada saat kondisi ekonomi mengalami penguatan atau sudah dalam kondisi yang kuat. Pasar bull ini biasanya juga beriringan dengan GDP (Gross Domestic Bruto) atau produk domestik bruto yang menguat, berkurangnya angka pengangguran, serta peningkatan imbal hasil yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan.Â
Strategi dasar yang biasanya dilakukan jika kondisi pasar sedang bullish adalah melakukan buy dan hold. Jadi, sebagai trader, Smart People bisa membeli sebuah saham, lalu mempertahankannya untuk beberapa waktu ke depan saat harga saham tersebut sudah bergerak naik. Kepercayaan diri investor merupakan salah satu pendorong kesuksesan strategi ini.Â
Tidak cukup hanya sekali, Smart People sebagai trader bisa meneruskan aksi pembelian saham dan kemudian menahannya untuk beberapa waktu hingga saham tersebut mengalami kenaikan harga. Alhasil, akan semakin banyak imbal hasil yang diperoleh nantinya karena saham yang dimiliki atau sudah dibeli sebelumnya bertumbuh.Â
Istilah retracement di dunia trading merujuk pada pembalikan arah harga saham untuk sementara dari arah tren yang sedang berlangsung. Pada saat pasar bergerak bull, ada kemungkinan terjadinya penurunan harga. Pada saat harga mengalami penurunan untuk sementara, trader bisa melakukan pembelian saham.Â
Pasar bear atau bear market merujuk pada kondisi pasar saham yang mengalami penurunan harga secara terus menerus dalam waktu tertentu. Biasanya, pasar bear berlangsung beriringan dengan pesimisme di kalangan para investor, kondisi ekonomi yang sedang melemah, serta likuidasi besar-besaran pada banyak aset dan sekuritas.
Pasar bear biasanya terjadi ketika kondisi ekonomi dalam kondisi tidak baik. Biasanya para investor akan mengamati sinyal-sinyal ekonomi, seperti tingkat penerimaan kerja, kenaikan gaji, hingga level inflasi dan bunga bank, untuk menentukan apakah kondisi ekonomi sedang berpotensi mengalami perlambatan atau tidak.
Pasar bear bisa dibagi ke dalam 3 fase. Pada fase pertama, ditandai dengan harga yang bergerak meningkat. Pada fase kedua, harga saham mulai turun dengan tajam. Terakhir, harga saham mulai turun secara terus-menerus.Â
Salah satu cara untuk bisa meraup imbal hasil dari kondisi pasar yang sedang bear adalah dengan melakukan average down. Teknik satu ini ditandai dengan pembelian saham tambahan oleh pemilik saham setelah terjadi penurunan harga. Adapun efek dari tindakan pembelian saham tambahan ini adalah penurunan harga rerata saham yang dibeli investor tersebut.
Strategi lainnya untuk berinvestasi atau trading saat pasar bear adalah dengan memilih saham dari sektor yang performanya bagus pada saat resesi. Beberapa sektor yang sesuai dengan indikator tersebut adalah seperti saham sektor consumer goods dan kesehatan, karena bagaimana pun juga kondisinya barang dan jasa yang dihadirkan oleh sektor tersebut pasti tetap akan dicari dan dibeli.Â
Kondisi pasar saham yang berubah-ubah merupakan suatu hal yang normal terjadi. Sebagai seseorang yang berkecimpung di dunia investasi tersebut, sudah seharusnya Smart People jeli dalam mengambil keputusan investasi yang bakal memberi imbal hasil pada Smart People, baik itu dalam kondisi pasar bull ataupun bear. Agar tidak salah mengambil keputusan, yuk gunakan RHB Tradesmart ID.Â
RHB Tradesmart ID merupakan aplikasi investasi dan trading saham online yang didesain secara khusus untuk membantu mendukung aktivitas investasi penggunanya, termasuk para investor pemula. Manfaatkan hasil analisis dengan menggunakan fitur Smart Analyzer dari RHB Tradesmart ID untuk mengambil keputusan investasi yang tepat di kondisi pasar bull maupun bear.Â
RHB Tradesmart menghadirkan fitur SMART untuk dukung aktivitas investasi dan trading. Download aplikasi RHB Tradesmart ID dan kumpulkan imbal hasilnya.Â
Sumber:Â
Benson, Alana. 2024, September 06. What Is a Bear Market? Definition and How to Invest During One. Nerdwallet. Diakses pada tanggal 30 Oktober 2024 melalui https://www.nerdwallet.com/article/investing/how-to-invest-during-a-bear-market#:~:text=A%20bear%20market%20is%20defined,gains%20of%2020%25%20or%20more
Chen, James. 2024, Agustus 06. Bear Market Guide: definition, phases, examples, & how to invest during one. Investopedia. Diakses pada tanggal 30 Oktober 2024 melalui https://www.investopedia.com/terms/b/bearmarket.asp
Hayes, Adam. 2024, Juni 09. What Is a Bull Market, and How Can Investors Benefit From One? Investopedia. Diakses pada tanggal 30 Oktober 2024 melalui https://www.investopedia.com/terms/b/bullmarket.asp
Taube, Sam. 2024, Oktober 10. What Is a Bull Market? Are We in One Now? Nerdwallet. Diakses pada tanggal 30 Oktober 2024 melalui https://www.nerdwallet.com/article/investing/bull-market
Artikel Terkait
Artikel Terbaru
Share On:
RHB Smart Talk
Tonton pembahasan menarik mulai dari ide trading, analisa fundamental, dan analisa teknikal untuk emiten saham pilihan
Setiap hari Senin-Jumat jam 8.45 pagi bersama tim riset RHB Sekuritas
Raih #MomentSmart bersama RHB Sekuritas
Trading saham lebih smart dengan mudah dan cepat bersama fitur ARO
Download