<< Back

Kenali 3 Teknik Trading Saham dan Pilih yang Cocok Untukmu!

Swing trading, day trading, dan scalping saham merupakan teknik yang umum digunakan trader aktif. Volume transaksi yang tinggi dari ketiganya menjadikan perbedaan trading dengan investasi begitu kentara. 

 

Yuk, pelajari karakteristik dari masing-masing teknik ini dan kenali mana yang cocok denganmu. 

Swing Trading

Pengertian

Mereka yang mengaplikasikan swing trading merupakan trader aktif dengan waktu transaksi terlama. Swing trading menahan sahamnya lebih dari satu hari hingga empat minggu. 

 

Pada dasarnya, teknik swing sama-sama mencari imbal hasil dengan menjual saham ketika harganya lebih tinggi dari harga belinya. Mereka selalu mengincar tren yang baru muncul dan memanfaatkan volatilitas harga. 

 

Praktik swing pada dasarnya terus “berayun” di antara saham-saham yang naik dan turun. Mereka cenderung tidak menunggu menjual sahamnya sampai pergerakan harga mencapai titik tertinggi. Sebab, hal tersebut membutuhkan waktu yang lama bahkan sampai berbulan-bulan. Itulah mengapa kondisi bullish dan bearish tidak sesuai dengan swing

Alat pendukung

Swing trading tidak hanya menggunakan analisis teknikal, seperti moving average, sebagai penentu keputusan. Mereka juga mengandalkan analisis fundamental serta faktor ekonomi yang berpeluang memengaruhi suatu saham. 

Pertimbangan untuk swing trading

Teknik swing dinilai lebih renggang dibandingkan trading aktif lainnya yang harus selalu memantau pergerakan saham. Karena model transaksinya berada di antara trading aktif dan pasif, teknik swing dikenal ramah bagi mayoritas trader, khususnya pemula. 

 

Meski terlihat lebih santai, swing trader tetap membawa kekhawatiran karena Smart People mesti menyimpan saham yang volatil dalam beberapa hari. 

 

Jangka waktu trading yang lebih panjang juga memberi lebih banyak opsi. Tanpa adanya strategi, Smart People akan mudah jatuh dalam banyak keputusan yang merugikan. 

Day Trading

Definisi

Teknik trading saham berikut ini sudah masuk ranah profesional. Seperti namanya, day trader membeli dan menjual saham dalam rentang satu hari. Mereka dapat melakukan beli lalu jual pada harga tinggi, serta tidak jarang pula short selling. 

 

Pada teknik ini, tidak ada saham yang disimpan lebih dari sehari seperti halnya swing trader. Karena sifatnya yang cukup aktif pula, day trading digunakan oleh mereka yang memang mencari pendapatan utama.

 

Day trading memanfaatkan berbagai peristiwa yang dapat memicu pergerakan saham dalam waktu singkat. Sering kali mereka mengandalkan berita, terutama kondisi ekonomi dan perusahaan, yang dapat mendorong sentiem di bursa saham. 

 

Akibat rentang waktu transaksi yang begitu singkat, teknik trading ini sangat bertumpu pada volatilitas tinggi di bursa saham. Saham yang likuid juga menjadi kunci karena mereka bisa bebas menjual sahamnya tanpa harus mengorbankan harga. 

Alat pendukung

Day trader membutuhkan software dan perangkat mumpuni untuk mendukung aktivitas trading dengan fase yang cepat. Indikator teknikal menjadi pendukung penting. Salah satunya adalah program yang bisa mendeteksi support dan resistance secara langsung. 

 

Meski analisis teknikal menjadi faktor penting di sini, day trader harus tahu cara membaca bursa saham. Pemahaman ini dengan analisis teknikal cukup penting karena indikator semata-mata hanya menunjukkan peluang berdasarkan data. 

Pertimbangan untuk day trading

Untuk bisa meraih return dalam sehari, Smart People perlu menjual dan membeli saham dalam frekuensi yang tinggi. Harus ada modal yang mencukupi volume transaksi tersebut dan trader harian tidak jarang menggunakan leverage atau dana pinjaman sebagai tambahan modalnya.

 

Frekuensi transaksi yang tinggi juga berarti menjadi subjek fee broker. Hal ini dapat menekan imbal hasil dan semakin merugikan jika kerugian mendominasi transaksimu. 

 

Sisi positifnya, day trader tidak dihantui perasaan was-was setiap waktu akibat menyimpan sahamnya selama berhari-hari. Kerugian bisa segera diminimalisir karena mereka mengawasinya seharian dan secara konstan.  

 

Scalping

Scalping saham merupakan versi lebih ekstrem dari day trading. Lewat teknik ini, umumnya trader mesti menjual dan membeli saham dalam hitungan menit dengan target sepuluh hingga seratus saham per harinya. 

 

Scalping sendiri menargetkan akumulasi imbal hasil lewat selisih harga relatif kecil dari saham-saham yang diborong dalam jumlah banyak. 

 

Mereka yang memakai teknik ini harus bisa membeli saham pada momentum yang tepat dan tidak ragu untuk langsung melakukan cut loss. Meski kemungkinan selalu ada, scalping tetap harus mengunggulinya lewat transaksi-transaksi yang berhasil.

Alat pendukung

Indikator analisis teknikal seperti moving average ribbon (MA ribbon), strategi keluar relative strength/weakness, dan multiple chart scalping sering digunakan oleh banyak scalper. 

Pertimbangan untuk scalping

Scalping saham memerlukan disiplin dan fokus yang lebih kuat daripada teknik trading lainnya. Strategi yang tetap menjadi tumpuan dalam scalping agar keputusan selalu cepat diambil dan tidak keluar eksekusi yang melenceng. 

 

Sama halnya dengan day trading, scalping rentan dibebankan biaya broker yang besar akibat tingginya volume transaksi mereka. Leverage juga kerap dijadikan opsi guna memperluas batas imbal hasil mereka. 

 

Pada dasarnya, aktivitas scalping dan day trading sama-sama dilakukan oleh profesional yang sudah mengerti dan lama terjun dalam dunia saham. Mereka juga perlu dana besar sebagai modal trading serta perangkat komputer dan software mutakhir.

 

Kalau Smart People tertarik menjadi seorang trader, mulailah terlebih dahulu dari teknik trading saham dengan jangka waktu yang lama. Memulai trading dari fase yang lambat akan sangat membantu dalam memahami pola kerja trader

 

Yang perlu digarisbawahi, trading lebih berisiko daripada investasi. Pertimbangkan lagi tujuanmu melantai di bursa saham: apakah untuk mengincar return dalam waktu singkat atau justru untuk menjaga dan mengembangkan uangmu.

 

Manfaatkan aplikasi trading saham online RHBTRADESMARTID yang dilengkapi berbagai fitur untuk memudahkan aktivitas trading di mana saja dan kapan saja. Download aplikasi RHB Tradesmart di Play Store dan App Store sekarang.

RHB Smart Talk

Tonton pembahasan menarik mulai dari ide trading, analisa fundamental, dan analisa teknikal untuk emiten saham pilihan

Setiap hari Senin-Jumat jam 8.45 pagi bersama tim riset RHB Sekuritas

PT RHB Sekuritas Indonesia

Revenue Tower 10-11th Floor
District 8, SCBD Lot 13
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190

021-50939888 (Hunting RHB SI)
021-50939700 (Support OLT)

www.rhbtradesmart.co.id
id.support@rhbgroup.com

Download Sekarang

PT RHB Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh

© 2021 owned by RHB Sekuritas Indonesia
Terms & Condition Internal