<< Back

Growth Mindset Vs Fixed Mindset, Bagaimana Efeknya Saat Berinvestasi?

growth mindset

Pernahkah Smart People mendengar istilah growth mindset dan fixed mindset? Keduanya adalah istilah untuk pola pikir yang dijadikan manusia sebagai acuan dalam melihat ataupun melakukan sesuatu. Growth mindset secara umum menilai bahwa kemampuan manusia bisa berkembang, sedangkan fixed mindset menganggap kemampuan manusia terbatas dengan yang dibawanya saat lahir.     

Pola pikir atau mindset akan memengaruhi bagaimana seseorang bertindak, termasuk juga bagi investor dalam berinvestasi. Masing-masing pola pikir tentu punya dampak positif dan negatif terkait pengaruhnya dalam pengambilan keputusan saat berinvestasi. Untuk memahami lebih jauh mengenai pola pikir ini dan pengaruhnya ke gaya investasi, yuk simak ulasan berikut ini. 

Perbedaan Growth Mindset dengan Fixed Mindset 

Sebelum mengulas tentang bagaimana growth mindset dan fixed mindset memengaruhi gaya investasi, simak dulu ulasan mengenai masing-masingnya. Growth mindset merupakan pola pikir yang menganggap bahwa inteligensi, kemampuan, dan bakat seseorang itu merupakan hal-hal yang bisa diasah, dipelajari, dan dikembangkan. Jadinya, dari yang semula tidak bisa, akan menjadi bisa. 

Untuk orang-orang dengan growth mindset, kesalahan atau kegagalan merupakan peluang atau kesempatan untuk bertumbuh menjadi lebih baik lagi ke depannya. Membuat kesalahan itu normal dan merupakan bagian yang tidak bisa dilepaskan dari proses pembelajaran. Makanya, orang dengan growth mindset suka dengan yang namanya tantangan untuk bisa mengembangkan dirinya. 

Bertolak belakang dengan growth mindset, fixed mindset merupakan pola pikir yang punya anggapan bahwa inteligensi, bakat, dan kemampuan itu merupakan hal yang tidak bisa diubah atau sifatnya tetap. Jadi, seseorang butuh terlahir dengan inteligensi atau bakat, untuk bisa menggunakan bakat dan inteligensinya itu kelak. 

Bagi orang dengan fixed mindset, tidak peduli sekeras apa pun seseorang berusaha untuk mengasah kemampuannya, jika dia tidak terlahir dengan kemampuan itu maka dia tidak akan bisa melakukannya. Tantangan merupakan hal yang tidak disukai oleh orang fixed mindset, karena hal tersebut akan bisa membuat mereka gagal dan merasa malu menghadapinya. 

Kelebihan Growth Mindset dalam Investasi 

Bagi orang yang punya growth mindset dan baru akan terjun ke dunia investasi, dunia investasi menjadi dunia baru yang bakal menarik untuk diselaminya. Pola pikirnya yang menganggap bahwa kemampuan seseorang akan bisa diasah, membuatnya akan merasa terpacu dan bersemangat untuk mencari sebanyak mungkin ilmu investasi, agar tujuan investasinya bisa tercapai. 

Tidak masalah jika mengalami kerugian di awal-awal investasinya. Bagi orang dengan growth mindset, kegagalan adalah bagian dari kesuksesan. Jadi misalnya saja pada percobaan pertama atau kedua investasi dirinya mengalami kerugian, maka dirinya akan mencari letak kesalahan tersebut, untuk kemudian melakukan investasi dengan strategi yang lebih baik ke depannya.   

Kekurangan Growth Mindset dalam Investasi 

Dibalik tingginya motivasi yang mungkin dihadirkan oleh growth mindset dalam berinvestasi, tetap saja ada kekurangan yang dimiliki oleh pola pikir ini. Rasa percaya diri yang dimilikinya untuk berinvestasi bisa saja malah membuatnya merasa burnout, disebabkan karena setiap usaha yang dilakukannya setelah mengalami kegagalan tetap tidak bisa mengantarkannya mencapai tujuan investasinya. 

Selain itu, kepercayaan dirinya yang menganggap bahwa tidak ada hal yang tidak bisa dipelajari, bisa saja menyebabkan mengalami kerugian yang besar. Bagaimana pun juga, investasi dalam bentuk aset yang berisiko tinggi seperti saham, tentu tidak hanya bisa mengandalkan keyakinan semata. Jika tidak tahu kapan waktunya berhenti, bisa-bisa malah merugikan diri sendiri. 

Kelebihan Fixed Mindset dalam Investasi 

Fixed mindset akan memberi manfaat bagi seseorang sekiranya dirinya memang merasa atau menganggap bahwa ia punya bakat atau kemampuan dalam berinvestasi, termasuk yang cukup berisiko seperti investasi saham. Keyakinannya akan dirinya tersebut, bahkan bisa mengantarkannya menjadi seorang ahli investasi, karena memang ia merasa dirinya terlahir untuk itu. 

Bagi orang dengan fixed mindset dan menyadari bahwa dia punya bakat dalam hal berinvestasi, maka akan cenderung selalu ada motivasi dalam dirinya untuk menggeluti dunia investasi. Hal inilah yang kemudian bakal bisa membuatnya mewujudkan tujuan investasinya, seperti meraup imbal hasil dalam jumlah yang besar.

Kekurangan Fixed Mindset dalam Investasi 

Bagi orang dengan fixed mindset, bahkan untuk memulai investasi saja akan sangat sulit jika ia merasa kalau dirinya tidak dilahirkan untuk hal tersebut. Hal ini kemudian menyebabkan dirinya kehilangan potensi untuk mendapatkan imbal hasil yang menggiurkan dari investasi. Pun jika dirinya berinvestasi dengan keraguan akan dirinya sendiri, pasti ia memilih yang paling minim risikonya. 

Selain itu, saat orang dengan fixed mindset melakukan investasi, menyerah akan menjadi hal yang begitu mungkin untuk dilakukannya pada saat dirinya mengalami kerugian. Alih-alih mencari di mana letak kesalahannya dalam berinvestasi dan menerapkan strategi baru, dirinya bakal lebih memilih untuk berhenti, karena takut akan risiko yang makin buruk ke depannya. 

Belajar dari kelebihan dan kekurangan growth mindset dan fixed mindset, Smart People bisa pilih hal-hal baik dari kedua tipe mindset ini untuk memulai dan melakukan investasi. Baik Smart People termasuk orang dengan growth mindset ataupun fixed mindset, ambil kelebihan dari masing-masing mindset, lalu minimalisir kekurangan yang dimilikinya. 

Mulai Investasi dengan RHB Tradesmart ID

Jika mindset untuk investasi yang pas sudah dimiliki, Smart People bisa mulai investasi saham dengan menggunakan RHB Tradesmart ID. RHB Tradesmart ID merupakan aplikasi trading dan investasi saham, yang bisa dimulai dengan dana sebesar Rp100.000 saja. 

Aplikasi ini juga menghadirkan ragam fitur unggulan, seperti Smart Analzyer, Smart Fee, Smart Rate, dan Smart Points. Gunakanlah RHB Tradesmart ID untuk mendampingi aktivitas investasi saham. Investasi semakin mudah karena sudah ada aplikasinya yang bisa diunduh di iOS maupun Android

Sumber: 

Waters, Shonna. (2021, November 18). The problem with a fixed mindset: How outlook shapes our lives. Better Up. Diakses pada tanggal 5 Juli 2023 melalui https://www.betterup.com/blog/fixed-mindset#:~:text=People%20with%20a%20fixed%20mindset%20seek%20perfection%20and%20avoid%20failure,as%20an%20opportunity%20to%20grow.

ET Contributor. (2019, Maret 18). Your mindset defines your investing choices: Here’s how. India Time. Diakses pada tanggal 5 Juli 2023 melalui https://economictimes.indiatimes.com/wealth/invest/your-mindset-defines-your-investing-choices-heres-how/articleshow/68435145.cms?from=mdr

Smith, Jennifer. (2020, September 25). Growth Mindset vs Fixed Mindset: How what you think affects what you achieve. Mindset Health. Diakses pada tanggal 5 Juli 2023 melalui https://www.mindsethealth.com/matter/growth-vs-fixed-mindset

RHB Smart Talk

Tonton pembahasan menarik mulai dari ide trading, analisa fundamental, dan analisa teknikal untuk emiten saham pilihan

Setiap hari Senin-Jumat jam 8.45 pagi bersama tim riset RHB Sekuritas

PT RHB Sekuritas Indonesia

Revenue Tower 10-11th Floor
District 8, SCBD Lot 13
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190

021-50939888 (Hunting RHB SI)
021-50939700 (Support OLT)

www.rhbtradesmart.co.id
id.support@rhbgroup.com

Download Sekarang

PT RHB Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh

© 2021 owned by RHB Sekuritas Indonesia
Terms & Condition Internal