<< Back

Catat, Ini Daftar Saham Perusahaan Manufaktur di Indonesia

Ada banyak sekali saham manufaktur yang beredar di pasar bursa Indonesia. Bursa Efek Indonesia (BEI) membagi saham ini dalam tiga sektor yaitu saham sektor industri barang konsumsi, saham sektor aneka industri, serta saham sektor industri dasar dan kimia.

Dari setiap sektor manufaktur diklasifikasikan lagi ke dalam beberapa sub-sektor. Beberapa dari Smart People mungkin belum mengetahuinya. Untuk menjawab rasa penasaran Smart People, yuk simak informasi selengkapnya pada artikel di bawah ini!

Apa Itu Saham Manufaktur?

Saham manufaktur adalah saham dari perusahaan-perusahaan yang kegiatan usahanya mengolah bahan baku menjadi barang jadi atau barang setengah jadi. Perusahaan manufaktur pada umumnya memproduksi barang dalam skala besar (mass production) dalam pabriknya.

Hal ini yang menjadi alasan perusahaan manufaktur kerap menggunakan bantuan teknologi dan berbagai mesin untuk proses produksi yang lebih cepat dan efisien. Jumlah tenaga yang dibutuhkan pun bisa mencapai puluhan ribu orang.

Perusahaan yang bergerak di industri manufaktur begitu banyak di Indonesia. Pabrik-pabrik mereka biasanya berada di area khusus, contohnya yang ada di kawasan industri Karawang, kawasan industri Jababeka, dan lain sebagainya.

Daftar Saham Perusahaan Manufaktur yang Beredar di Indonesia

Di Indonesia ada banyak perusahan manufaktur dan beberapa sudah menjadi perusahaan terbuka dengan melantai di pasar bursa Indonesia. Emiten manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) terdiri dari beberapa cabang atau sub-sektor. Berikut sejumlah saham manufaktur yang tercatat di BEI berdasar sub-sektor masing-masing.

1. Sektor Industri Dasar dan Kimia

Terdapat 8 sub-sektor untuk kategori perusahaan manufaktur dasar dan kimia. Berikut daftar perusahaan yang sudah tercatat di BEI untuk masing-masing sub sektor.

– Sub sektor pulp dan kertas

1) TKIM – PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (3,113 miliar saham)

2) INRU – PT Toba Pulp Lestari Tbk (1,283 miliar saham)

3) ALDO – PT Alkindo Naratama Tbk (550 juta saham)

– Sub sektor semen

1) SMGR – PT Semen Indonesia (persero) Tbk (6,751 miliar saham)

2) WSBP – PT Waskita Beton Precast Tbk  (54,555 miliar saham)

3) INTP – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (3,681 miliar saham)

– Sub sektor pakan ternak

1) CPIN- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (13,398 miliar saham)

2) JPFA – PT Jpfa Comfeed Indonesia Tbk (11,726 miliar saham)

– Sub sektor plastik dan kemasan

1) APLI – PT Asiaplast Industries Tbk (260 juta saham)

2) AKKU – PT Alam Karya Unggul Tbk (230 juta saham)

– Sub sektor kimia

1) BRPT – PT Barito Pasific Tbk (93,747 miliar saham)

2) AGII – PT Aneka Gas Industri Tbk (3,066 miliar saham)

– Sub sektor kayu dan pengolahannya

1) IFII – PT Indonesia Fireboard Industry Tbk

2) SINI – PT Singaraja Putra Tbk

3) TIRT – PT Trita Mahakam Resources Tbk

– Sub sektor logam dan sejenisnya

1) ALMI – PT Alumindo Light Metal Industry Tbk

2) ALKA – PT Alaska Industrindo Tbk

3) INAI – PT Indo Aluminium Industry Tbk

– Sub sektor keramik porselen dan kaca

1) KIAS – PT Inti Keramik Alam Industri Tbk

2) AMFG – PT Asahimas Flat Glass Tbk

3) CAKK – PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk

2. Sektor Aneka Industri

Dari sektor Aneka Industri memiliki 5 sub sektor. Berikut sejumlah perusahaan manufaktur dari setiap sub sektor.

– Sub sektor mesin dan alat berat

1) AMIN – PT Ateliers Mecaniques D’Indonesie Tbk

2) ARKA – PT Arkha Jayanti Persada Tbk

3) GMFI – Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk

– Sub sektor tekstil dan garmen

1) ARGO – PT Argo Pantes Tbk

2) ADMG – PT Polychem Indonesia Tbk

3) MYTX – Asia Pasific Investama Tbk

– Sub sektor elektronika

1) SLIS – Gaya Abadi Sempurna Tbk

2) PTSN – Sat Nusapersada Tbk

3) JSYK – Sky Energi Indonesia Tbk

– Sub sektor kabel

1) CCSI – Communication Cabble System Indonesia Tbk

2) KBLM – Kabelindo Murni Tbk

3) IKBI – Sumi Indo Kabel Tbk

– Sub sektor otomotif dan komponen

1) ASII – Astra International Tbk

2) GDYR – Goodyear Indonesia Tbk

3) IMAS – Indomobil Sukses Indonesia Tbk

3. Sektor Barang Konsumsi

Saham-saham industri barang konsumsi dibedakan dalam 4 sub kategori. Perusahaan manufaktur yang terdaftar BEI dan tergolong dalam industri barang konsumsi antara lain:

– Sub sektor industri makanan dan minuman

1) ULTJ – Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk

2) CAMP – Campina Ice Cream Industry Tbk

3) CEKA – Wilmar Cahaya Indonesia Tbk

– Sub sektor farmasi

1) KAEF – Kimia Farma (persero) Tbk

2) DVLA – Darya Varia Laboratoria Tbk

3) INAF – Indofarma (persero) Tbk

– Sub sektor rokok

1) ITIC – Indonesia Tobacco Tbk

2) GGRM – Gudang Garam Tbk

3) WIIM – Wismilak Inti Makmur Tbk

– Sub sektor kosmetik dan barang keperluan rumah tangga

1) MRAT – Mustika Ratu Tbk

2) KINO – Kino Indonesia Tbk

3) UNVR – PT Unilever Indonesia Tbk

Smart People bisa beli saham online dari salah satu emiten manufaktur di atas melalui aplikasi RHB Tradesmart ID. Segera download aplikasi RHB Tradesmart ID di Play Store dan App Store.

Itulah daftar saham manufaktur yang ada di Bursa Efek Indonesia. Bisnis yang ada di industri manufaktur identik dengan bisnis besar sehingga bisa jadi saham potensial yang bisa Smart People pertimbangkan.

Referensi:

Ratih Ika Wijayanti. 2023. “Deretan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI 2023”. Idxchannel.com

Mentari Nurmalia. 2022. “Daftar Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI, Ini Datanya!”. Finansialku.com

Rully Desthian Pahlepi. 2022. “Perusahaan Manufaktur: Arti dan Contoh Industri”. Detik.com

RHB Smart Talk

Tonton pembahasan menarik mulai dari ide trading, analisa fundamental, dan analisa teknikal untuk emiten saham pilihan

Setiap hari Senin-Jumat jam 8.45 pagi bersama tim riset RHB Sekuritas

PT RHB Sekuritas Indonesia

Revenue Tower 10-11th Floor
District 8, SCBD Lot 13
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190

021-50939888 (Hunting RHB SI)
021-50939700 (Support OLT)

www.rhbtradesmart.co.id
id.support@rhbgroup.com

Download Sekarang

PT RHB Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh

© 2021 owned by RHB Sekuritas Indonesia
Terms & Condition Internal