<< Back

Bullish Rectangle: Pengertian dan Strategi Berinvestasinya

Saat melakukan analisis teknikal trading saham, bullish rectangle menjadi salah satu pola yang harus dipahami. Terlebih, pola grafik tersebut dapat menjadi senjata yang ampuh untuk memaksimalkan imbal hasil yang diinginkan oleh para trader.

Pengertian Bullish Rectangle

Bullish berbentuk persegi panjang menjadi pola chart yang biasa dijumpai pada saat melakukan analisis teknikal saham. Adanya pola dengan bentuk seperti ini diyakini akan memberi gambaran mengenai potensi peningkatan harga saham di masa yang akan datang.

Smart People dapat mengenalinya dari dua garis horizontal yang membentuk suatu persegi panjang atau kotak. Pola tersebut dibentuk ketika harga saham sedang mengalami periode sideways setelah mengalami tren kenaikan dalam periode waktu tertentu.

Dalam memahami formasi bullish ini, Smart People perlu melakukan interpretasi secara lebih mendalam. Pasalnya, pola rectangle tersebut cenderung mencerminkan ketidakpastian yang terjadi pada pasar karena adanya ketegangan pembeli dengan penjual.

Hal ini juga karena harga saham cenderung tidak menurun secara signifikan meskipun sedang mengalami sideways. Permintaan akan tetap mengalami hasil yang tinggi sehingga para penjual tetap siap jika harus mendorong harga menjadi lebih tinggi.

Jenis atau Tahapan Rectangle

Saat melakukan analisis saham, para trader mungkin akan menemui beberapa pola grafik tertentu, termasuk pola rectangle. Dalam perkembangannya, pola rectangle ini umumnya muncul dalam dua jenis atau tahapan seperti berikut:

1. Bullish Pattern

Pola bullish atau bullish rectangle merupakan pola berkelanjutan selama uptrend. Setelah pola terbentuk, maka akan terjadi periode konsolidasi. Untuk mengidentifikasi pola ini, Smart People dapat menemukan pasangan aset atau mata uang yang sedang trend dan sama-sama memasuki mode konsolidasi.

Smart People juga dapat menggambar garis tren support  dan resistance pada bagian atas dan bawah kisaran harga. Apabila harga berada di atas garis resistance, pola bullish persegi panjang akan terkonfirmasi sehingga memunculkan sinyal beli.

Oleh karena itu, beberapa trader akan menjalankan strategi breakout saat menjalankan trading menggunakan pola bullish persegi tersebut. Dengan demikian, Smart People dapat mencari level di mana aset tidak dapat menembus level atas atau bawah pada harga tertentu.

2. Bearish Pattern

Pola bearish rectangle dibentuk pada saat harga saham mengalami konsolidasi selama tren sedang menurun. Penjual mungkin akan berhenti sejenak sebelum menurunkan harga aset ke titik yang lebih rendah. Formasinya juga menunjukkan pola berkelanjutan dan memantul sementara di antara dua level.

Untuk dapat mengidentifikasi pola ini, terlebih dahulu Smart People perlu menemukan garis resistance. Jangan lupa untuk menganalisis garis support sehingga memunculkan volume transaksi yang menurun lalu meningkat saat harga mengarah ke bagian bawah rectangle.

Cara Berinvestasi dengan Bullish Rectangle

Menjalankan investasi atau trading saham menggunakan pola rectangle bullish bisa dilakukan untuk memaksimalkan imbal hasil yang diharapkan. Terlebih, cara ini dapat dilakukan untuk memastikan momentum bullish yang meningkat. Berikut beberapa cara yang bisa Smart People jalankan:

1. Perhatikan pola bullish secara seksama

Pada dasarnya, pola bullish rectangle memberikan tanda bahwa harga saham masih memiliki prospek yang bagus. Beberapa buyer memang sedang mengalami lelah, namun mereka akan siap mulai menjalankan aksinya kembali sehingga peluang imbal hasil masih tetap ada.

Trading saham menggunakan pola rectangle bullish ini secara umum memanfaatkan pola-pola grafik yang menunjukkan adanya potensi kenaikan harga. Jadi, saat Smart People sudah dapat mengidentifikasi adanya pola bullish tersebut, pastikan ada konfirmasi breakout di atas garis resistance.

2. Menerapkan strategi trading jangka pendek

Selama pola bullish ini terbentuk, Smart People dapat memanfaatkannya dengan melakukan strategi trading dalam jangka pendek menggunakan range-trading. Caranya dengan membeli saham pada harga dekat level support, kemudian menjualnya saat harga mendekati level resistance.

Kendati demikian, strategi ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Smart People dapat menerapkan strategi tersebut selama pergerakan harga hanya berada dalam area rectangle maupun volume trading yang cenderung biasa. Segera hentikan atau ubah strategi tersebut saat volume trading semakin melonjak.

Misalnya pada saat terjadi lonjakan volume pembelian maka Smart People dapat melakukan breakout. Atau ketika volume trading meningkat pada saat penjualan, saham-saham dinilai akan mengalami reversal sehingga kurang layak untuk dimasukkan ke dalam portofolio dalam waktu dekat.

3. Kombinasikan dengan teknik analisis lain

Meskipun sudah mengetahui bagaimana langkah-langkah investasi atau trading saham menggunakan rectangle bullish tersebut, Smart People juga perlu memperhatikan berbagai hal lain guna memaksimalkan analisis dan imbal hasil yang diinginkan.

Dengan menggabungkan faktor-faktor teknikal dan fundamental lain, mempertimbangkan konteks pasar secara lebih luas, mengaplikasikan diversifikasi, hingga melakukan pemantauan secara berkala tentu bisa menjadi hal-hal pendukung yang dapat meningkatkan potensi kesuksesan trading saham.

Itulah beberapa hal mengenai bullish rectangle, termasuk bagaimana mengidentifikasi dan menjalankan perdagangan saham menggunakan pola tersebut. Memahami pola persegi panjang pada saat mengalami bullish memang penting untuk mengoptimalkan imbal hasil yang diinginkan.

Tidak hanya memahami pengertian dan caranya saja, Smart People juga wajib memilih aplikasi trading yang berkualitas dan terpercaya untuk membantu proses trading tersebut. Gunakan RHB Tradesmart ID dengan fitur yang beragam dan anti-lag. Download sekarang di PlayStore atau AppStore!

 

Referensi:

Admin. (2023). Rahasia Menggunakan Rectangle Pattern Dalam Trading, Trader Wajib Tahu. TheInvestingID.com

Mitchell, Cory. (2021). Rectangle: What it Means, How it Works, Examples. Investopedia.com

Tim Redaksi. (2024). Bullish dan Berarish Rectangle (Persegi Panjang). BisnisTrading.id

RHB Smart Talk

Tonton pembahasan menarik mulai dari ide trading, analisa fundamental, dan analisa teknikal untuk emiten saham pilihan

Setiap hari Senin-Jumat jam 8.45 pagi bersama tim riset RHB Sekuritas

PT RHB Sekuritas Indonesia

Revenue Tower 10-11th Floor
District 8, SCBD Lot 13
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190

021-50939888 (Hunting RHB SI)
021-50939700 (Support OLT)

www.rhbtradesmart.co.id
id.support@rhbgroup.com

Download Sekarang

PT RHB Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh

© 2021 owned by RHB Sekuritas Indonesia
Terms & Condition Internal