<< Back

Bagaimana Tetap Menghasilkan Imbal Hasil Meski Harga Saham Sedang Buruk?

Investasi di bidang saham dikenal mempunyai risiko yang tinggi. Hal ini karena harganya cenderung fluktuatif dengan sangat cepat. Meski demikian, banyaknya imbal hasil saham yang diperoleh bisa sangat besar jika posisi harganya sedang berada dalam performa yang bagus.

Mengapa Saham Bisa Turun? Cara Kerja Imbal Hasil Saham

Harga saham yang naik turun pada dasarnya tergolong sangat normal, bahkan terjadi setiap saat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, baik yang sifatnya internal maupun eksternal perusahaan. Adapun beberapa faktor yang dapat terjadi di antaranya:

1. Faktor fundamental emiten

Bisa dibilang, faktor fundamental menjadi salah satu penyebab utama yang membuat harga saham menjadi turun. Saham dari perusahaan dengan fundamental yang buruk sudah pasti akan menyebabkan tren harganya menjadi turun. Begitu pula dengan kebijakan lain yang dampaknya mengubah hal-hal fundamental suatu perusahaan.

2. Rumor dan sentimen pasar

Pasar saham juga rawan akan informasi yang sifatnya manipulatif dan menimbulkan sentimen negatif. Sekadar isu yang belum tentu benar bahkan sangat berpengaruh terhadap penurunan harga saham. Oleh karena itu, ada baiknya Smart People mempertimbangkan hal-hal kecil seperti ini sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham.

3. Panic attack

Faktor lain seperti pemberitaan politik dan ekonomi dapat membuat investor menjadi resah sehingga mereka akan ramai menjual sahamnya. Penjualan yang masif dan tiba-tiba ini sangat memungkinkan terjadinya harga saham yang anjlok.

Tentunya, ada berbagai penyebab lain yang membuat harga saham tiba-tiba anjlok. Sebagai investor, Smart People diharapkan tetap tenang dan melakukan upaya preventif guna menghindari kerugian yang jauh lebih besar.

Cara Menanggapi Turunnya Saham

Penurunan harga saham menjadi hal yang acap kali terjadi, namun Smart People harus tetap menanggapinya dengan bijak. Tidak jarang, turunnya saham akan berlanjut menjadi peningkatan dan imbal hasil saham yang semakin tinggi. Berikut beberapa

1. Hindari situasi panik

Harga saham yang turun seringkali membuat para investor merasa panik. Hal ini memang wajar, namun pastikan Smart People tidak menanggapinya dengan berlebihan. Cukup tunggu selama beberapa waktu kemudian cek berkala sampai kondisi harga menjadi normal kembali.

Penurunan harga memang dapat terjadi selama beberapa hari, namun tidak jarang juga dapat terjadi selama beberapa jam saja. Oleh karena itu, jangan sampai penurunan harga membuat Smart People menjadi gegabah melakukan hal-hal yang malah akan membuat rugi.

2. Coba lakukan evaluasi dan analisis

Daripada berlarut-larut dalam kepanikan, akan lebih baik jika Smart People mencoba melakukan evaluasi dan analisis sembari menunggu kabar baik dari saham tersebut. Hal ini dilakukan sebagai mitigasi guna meminimalisir berbagai kerugian dalam jumlah besar.

Jika analisis yang dilakukan menunjukkan kondisi yang kurang menghabiskan, Smart People dapat mulai mempertimbangkan apakah masih akan mempertahankan atau melepaskan saham emiten yang turun. Akan tetapi jangan sampai terburu-buru sehingga tidak menyesal kemudian.

3. Selalu ingat dengan tujuan investasi dan ambil hasil saham

Setiap investor sudah pasti memiliki tujuan jangka panjang saat akan memulai jalannya investasi. Baik untuk pendidikan lebih lanjut, aset, hingga persiapan pensiun. Oleh karena itu, selalu pastikan Smart People tidak mudah gegabah dan selalu ingat tujuan berinvestasi tersebut.

Daripada menyerah, akan lebih baik jika Smart People mencoba merefleksikan diri bahwa waktu pencapaian tujuan masih sangat panjang. Akan lebih baik jika Smart People mulai membaca isu yang relevan dan memonitor harga secara berkala untuk kemudian menyusun strategi terbaik.

Tips Tetap Menghasilkan Dari Imbal Hasil Saham Walau Saham Sedang Turun

Meskipun harganya sedang turun, bukan berarti Smart People tidak akan bisa mendapatkan imbal hasil saham yang besar. Smart People dapat mencoba beberapa cara berikut sebagai salah satu strategi mendapatkan imbal hasil dari turunnya harga saham.

1. Jangan langsung mencairkan dana imbal hasil saham

Banyak investor saham pemula yang sudah mulai panik saat melihat harga sedang turun, kemudian langsung mencairkan dananya guna menghindari kerugian. Hal ini sebenarnya kurang tepat karena potensi kerugian yang akan didapatkan akan sangat besar.

Untuk itu, akan lebih baik coba lihat kembali perkembangan di hari selanjutnya. Bisa saja harga saham tersebut naik drastis secara tiba-tiba. Harga saham yang naik ini sudah pasti akan membuat Smart People mendapatkan imbal hasil besar.

2. Manfaatkan kesempatan beli saham potensial

Saham yang turun bukan berarti suatu malapetaka, malah Smart People dapat menjadikannya suatu peluang untuk membeli saham-saham yang nilainya sedang turun. Siapa tahu di kemudian hari saham-saham ini malah akan meningkat tajam.

Meski demikian, pastikan Smart People jeli memilih saham yang memiliki kualitas terbaik. Pilihlah saham dengan fundamental yang kuat dan latar belakang emiten yang baik. Dengan demikian, potensi imbal hasil yang besar akan semakin mudah didapatkan.

3. Coba ambil tindakan cut loss

Cut loss bisa menjadi pertimbangan terakhir yang dapat Smart People lakukan sehingga kerugian besar dapat terhindari. Dengan langkah ini, Smart People dapat menjual sebagian atau bahkan seluruh saham yang dimiliki.

Untuk tetap bisa mendapatkan imbal hasil yang setimpal, ada baiknya jual sebagian saham terlebih dahulu. Saham-saham yang masih tersisa sangat mungkin berpotensi untuk bangkit dan harganya kembali naik.

Supaya tetap bisa mendapatkan imbal hasil saham yang maksimal, pastikan Smart People memantau saham-saham terkini secara real-time. Gunakan RHB Tradesmart ID, aplikasi investasi terbaik dengan beragam fitur dan anti-lag. Download RHB Tradesmart ID di Play Store atau App Store!

Referensi:

Ika, Aprilia. (2021). Harga Saham Turun, Investor Harus Bagaimana?. Kompas.com

Pasha, Aufi Ramadhania. (2022). Harga Saham Anjlok? Investor Tak Perlu Panik, Ini 6 Tips Hadapi Saham Turun. Cermati.com

Sari, Kartika. (2023). Tips Bagi Investor Saat Hadapi Harga Saham Anjlok. Detik.com

Tim Redaksi. (2021). Saham Sedang Turun? Jangan Panik, Lakukan Hal-Hal Berikut. RHB Tradesmart.co.id

RHB Smart Talk

Tonton pembahasan menarik mulai dari ide trading, analisa fundamental, dan analisa teknikal untuk emiten saham pilihan

Setiap hari Senin-Jumat jam 8.45 pagi bersama tim riset RHB Sekuritas

PT RHB Sekuritas Indonesia

Revenue Tower 10-11th Floor
District 8, SCBD Lot 13
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190

021-50939888 (Hunting RHB SI)
021-50939700 (Support OLT)

www.rhbtradesmart.co.id
id.support@rhbgroup.com

Download Sekarang

PT RHB Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh

© 2021 owned by RHB Sekuritas Indonesia
Terms & Condition Internal