<< Back

Apa Strategi Berinvestasi Saham Multibagger?

saham multibagger

Smart People, siapa sih yang tidak ingin mendapatkan imbal hasil dari investasi saham? Nah, untuk lebih memaksimalkan hasil yang didapatkan, Smart People dapat memilih jenis saham multibagger. Ya, saham ini merupakan saham yang memiliki potensi hasil yang bisa berkali-kali lipat jika dibandingkan dengan harga perolehannya.

Untuk bisa mendapat berbagai imbal hasil dari saham multibagger, seorang investor tidak boleh hanya mengandalkan jangka waktu yang singkat. Terlebih, saham yang satu ini tetap memiliki risiko penurunan harga yang cukup tajam meskipun jika diamati, dalam jangka panjang saham ini akan menguat hingga 10x lipat dari harga saat ini.Saham multibagger ini sangat cocok bagi Smart People yang ingin belajar saham pemula dan berinvestasi dalam jangka waktu di atas 1 sampai dengan 5 tahun. Meski begitu, sebagai seorang investor Smart People harus memiliki perspektif jangka panjang sehingga memperoleh hasil dari saham multibagger ini.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan sejumlah strategi atau pendekatan. Setidaknya ada empat pendekatan yang dapat dilakukan dalam melakukan investasi saham multibagger ini, di antaranya:

Membeli saham dengan PER rendah

Langkah pertama yang bisa dilakukan yakni dengan membeli saham pada saat Price to Earning Ratio (PER) sedang dalam kondisi rendah. Rasio yang satu ini termasuk dalam indikator fundamental guna melakukan perbandingan harga saham dengan profit perusahaan yang dapat didistribusikan untuk tiap saham yang dimiliki emiten.

Saham multibagger memang memiliki nilai undervalue alias harga yang murah. Meski demikian, saham ini berbeda dengan istilah saham gorengan yang fluktuasinya tinggi namun tidak disertai dengan fundamental yang baik. Saham multibagger justru memiliki fundamental laporan keuangan yang baik.

Saham dengan PER yang rendah sudah tentu akan menawarkan imbal hasil yang tinggi jika dibandingkan dengan saham yang tingkat PER-nya tinggi. Tentu saja dengan catatan, perusahaan tersebut memiliki potensi pertumbuhan dari segi pendapatan.

Pembelian saham dengan PBV rendah

Tidak hanya memperhatikan soal PER, Smart People juga harus senantiasa memperhatikan Price to Book Value (PBV) ketika ingin mendapatkan saham multibagger. Tentunya, Smart People harus memilih saham ketika PBV sedang rendah, sebab indikator ini mencerminkan nilai suatu aset terhadap harga pasar itu sendiri.

Saham dengan PBV yang rendah sudah pasti akan dapat memberikan pengembalian yang besar dalam jangka panjang. Kendati demikian, seorang investor harus selalu memperhatikan jika saham yang mempunyai PBV rendah ini harus layak dibeli, atau dengan kata lain memiliki pertumbuhan yang menjanjikan di masa mendatang.

Dengan demikian, Smart People bukan memilih saham dari perusahaan yang akan bangkrut, terlebih saham dengan PBV rendah akan menghadirkan peluang investasi yang besar jika diiringi dengan rekam jejak dan pengelolaan beban utang perusahaan yang baik.

Membeli saham yang harganya di bawah NCAV

Nah, tips belajar saham pemula untuk strategi saham multibagger satu ini memang jarang terdengar. NCAV atau Net Current Asset Value merupakan nilai aset lancar bersih yang menjadi salah satu indikator value investing. Indikator ini diperkenalkan oleh Benjamin Graham, seorang ekonom dan investor asal Amerika Serikat. Sesuai namanya, NCAV hanya akan menghitung nilai aset lancar seperti uang tunai dan piutang atau inventory.

NCAV dapat menjadi tolok ukur yang baik dalam menilai suatu perusahaan apabila sewaktu-waktu terjadi likuidasi. Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Benjamin Graham di mana sebuah saham yang dijual di bawah nilai likuidasi maka harganya akan menjadi terlalu murah. Dengan kata lain, perusahaan tersebut akan mengalami likuidasi.

Oleh karena itu, para investor tetap perlu memilih suatu perusahaan yang sebelumnya sudah memiliki kekuatan pendapatan besar di harga pasar. Artinya, investor perlu membeli saham dengan harga di bawah nilai NCAV tersebut sehingga nantinya dapat berkembang pesat dengan imbal hasil berkali lipat.

Membeli saham dengan rumus Benjamin Graham

Sebagai seorang ekonom dan investor handal, Benjamin Graham juga memiliki suatu formula dalam memilih saham multibagger. Formula ini kerap disebut dengan Benjamin Graham’s Magic Multiple.

Adapun formula tersebut dilihat dari batas 22,5 yang merupakan batas maksimal dari hasil perkalian rasio PER dan PBV di mana PER bernilai 15 dan PBV 1,5. Apabila nilai kedua rasio melebihi angka tersebut, maka saham perusahaan yang berfundamental bagus sekalipun dinilai tidak layak beli.

Jika nilai suatu saham lebih rendah dari 22,5 maka secara matematis imbal hasil akan lebih besar dibandingkan saham yang outputnya lebih tinggi dari angka 22,5. Oleh karenanya, selalu pastikan Smart People melakukan analisis mendalam dengan formula tersebut untuk menentukan seberapa potensial saham tersebut menjadi saham multibagger.

Itulah beberapa strategi yang bisa Smart People untuk dapat memilih saham-saham potensial atau saham multibagger. Jika ditelisik lebih jauh, sejatinya kunci utama dari transaksi saham yang berpotensi menjadi multibagger adalah perspektif jangka panjang dari investor itu sendiri.

Seorang investor harus senantiasa memiliki kemampuan dalam memilih emiten mana saja yang berpotensi menjadi saham multibagger. Dengan demikian, Smart People bisa mendapatkan imbal hasil yang maksimal sesuai prediksi. Untuk belajar saham pemula, Smart People bisa memulai dengan Download aplikasi RHB Tradesmart di Play Store maupun App Store sekarang!

RHB Smart Talk

Tonton pembahasan menarik mulai dari ide trading, analisa fundamental, dan analisa teknikal untuk emiten saham pilihan

Setiap hari Senin-Jumat jam 8.45 pagi bersama tim riset RHB Sekuritas

PT RHB Sekuritas Indonesia

Revenue Tower 10-11th Floor
District 8, SCBD Lot 13
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190

021-50939888 (Hunting RHB SI)
021-50939700 (Support OLT)

www.rhbtradesmart.co.id
id.support@rhbgroup.com

Download Sekarang

PT RHB Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh

© 2021 owned by RHB Sekuritas Indonesia
Terms & Condition Internal