Fungsi dan Kebijakan Manajemen Risiko

Fungsi Manajemen Risiko dilakukan oleh unit kerja khusus dibawah koordinasi dan pengawasan Direktur Operasional.

 

Kebijakan Manajemen Risiko:

Penetapan limit risiko (risk appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance) dituangkan dalam kerangka dokumen Risk Appetite Setting 2018 for PT RHB Sekuritas Indonesia dimana postur risiko  dituangkan dalam misi Group, risk culture dan risk appetite. Ambang batas risiko ditentukan berdasarkan beberapa hal antara lain :

o   Group risk posture

o   Strategi bisnis

o   Top risk concern dan

o   Pandangan ekonomi kedepan (Economic outlook)

Sehingga dapat ditetapkan beberapa batasan risiko (Thresholds) yaitu :

o   Credit risk ratios thresholds

o   Operational risk thresholds

o   Technology risk thresholds

 

Mitigasi risiko dilakukan dengan melakukan review tahunan terhadap profil risiko Perusahaan dimana didalam review tersebut mencakup jenis risiko yang di monitor oleh fungsi manajemen risiko antara lain :

o   transaksi regular;

o   transaksi saham asing (bila ada);

o   penarikan dana tunai dan saham;

o   transaksi marjin;

o   penarikan saham jaminan;

o   pelaksanaan force selling;

o   pembatasan akses ke sistem dan ruangan

 

Laporan hasil pelaksanaan tugas fungsi manajemen risiko disampaikan secara harian (daily dashboard) dan secara bulanan.