<< Back

Kabar Resesi Menguat, Ini 7 Cara Investasi Saham Jika Resesi Terjadi

investasi saham

Makin hari, kabar akan terjadinya resesi di tahun 2023 makin kuat terdengar. Tentu saja kabar ini membuat banyak pihak ketar-ketir, tak terkecuali para investor saham. Pasalnya, jika resesi benar-benar terjadi, tentu akan berdampak pada dunia saham. Sebagai langkah persiapan jika resesi benar-benar terjadi, Smart People bisa pelajari cara investasi saham saat resesi berikut ini.

Tetap Tenang dan Jangan Panik

Jika resesi benar-benar terjadi, tentu saja jalan yang terjal akan dilalui oleh banyak orang terkait dengan kondisi finansialnya, khususnya pada investor saham. Namun, resesi bukan berarti akhir dari semuanya. Smart People tetap berpeluang memperoleh prospek yang bagus dari saham yang diinvestasikan dalam jangka waktu panjang. 

Hal pertama yang harus Smart People lakukan jika resesi benar terjadi adalah mencoba untuk tetap tenang dan jangan panik. Jangan sampai Smart People melakukan tindakan yang impulsif, seperti tiba-tiba menjual saham yang dimiliki. Meskipun volatilitas pasar merupakan hal yang gak bisa dihindari, tetap saja fokus pada tujuan jangka panjang yang diniatkan saat investasi saham.

Hindari Perusahaan dengan Leverage Tinggi

Agar bisa tetap bertahan di tengah gempuran resesi yang mungkin saja terjadi di tahun depan, Smart People begitu direkomendasikan untuk menghindari perusahaan dengan karakteristik tertentu. Salah satu karakter atau tipe perusahaan yang sebaiknya dihindari untuk berinvestasi adalah perusahaan dengan leverage yang tinggi. 

Tingginya leverage yang dimiliki oleh perusahaan, menandakan kalau perusahaan tersebut memiliki banyak utang di neraca keuangannya. Banyaknya utang yang dimilikinya tersebut akan membuat perusahaan kesulitan untuk melakukan pelunasan, serta mengalami penurunan revenue disebabkan karena resesi. Jika sudah begini, potensi terjadinya kebangkrutan pun cukup besar.

Pilih Perusahaan yang Sehat Neraca Keuangannya

Investasi saham bisa Smart People lakukan di perusahaan yang memiliki neraca keuangan atau balance sheet yang sehat. Perusahaan yang memiliki neraca keuangan yang sehat dan arus kas atau cash flow yang lancar, kerap menjadi pilihan investor saat kondisi ekonomi sedang menurun. Karakter perusahaan yang seperti ini pula lebih mudah dalam mengelola utang yang dimilikinya.

Pilih Perusahaan dengan Model Bisnis yang Kokoh

Selain melihat dari kondisi keuangannya, model bisnis yang dijalankan oleh perusahaan juga bisa Smart People pertimbangkan saat berinvestasi saham. Beberapa tipe perusahaan yang model bisnisnya dianggap bisa bertahan di tengah resesi seperti perusahaan yang bergerak di sektor consumer staple atau sektor yang memproduksi barang-barang kebutuhan dasar atau harian masyarakat. 

Mengapa perusahaan di sektor tersebut dianggap bisa bertahan dibandingkan dengan sektor bisnis lainnya? Salah satu alasannya adalah karena barang yang diproduksinya selalu dicari oleh masyarakat atau masyarakat tidak bisa hidup tanpa barang tersebut. Perusahaan dengan model bisnis seperti ini bisa jadi pilihan saat resesi terjadi.

Hindari Saham Cyclical dan Spekulatif

Saham tipe cyclical atau cyclical stock dan saham spekulatif merupakan 2 tipe saham yang sebaiknya dihindari saat terjadi resesi. Saham cyclical merupakan saham yang harganya dipengaruhi oleh perubahan sistematis dalam perekonomian secara keseluruhan. Perusahaan dengan saham cyclical ini contohnya seperti perusahaan yang memproduksi furnitur dan mobil mewah. 

Tipe saham yang juga bagusnya dihindari saat resesi adalah saham spekulatif. Saham spekulatif merupakan saham yang dianggap paling buruk performanya saat resesi, mengingat kenaikan dan penurunan harganya yang sangat bergantung pada gelombang pasar. Penurunan nilai saham ini terbilang cepat, karena penarikan uang oleh investor untuk diinvestasikan ke instrumen lain saat resesi. 

Lakukan Diversifikasi

Diversifikasi merupakan teknik dalam berinvestasi yang dilakukan untuk mengurangi risiko, dengan cara mengalokasikan investasi ke beberapa instrumen finansial, industri, serta kategori lainnya. Nah, tindakan inilah yang baiknya Smart People lakukan saat resesi terjadi. Dengan begini, maka jika satu sektor yang tumbang karena resesi, masih ada sektor lainnya yang bertahan.

Beli Saham Murah

Cara investasi saham saat resesi selanjutnya adalah dengan membeli saham yang dijual dengan harga yang cukup murah. Pun begitu, jangan sampai Smart People salah dalam memilih perusahaan yang menjual sahamnya dengan harga murah tersebut. Pilihlah saham murah yang dimiliki oleh perusahaan yang berkualitas, serta tentunya memiliki prospek yang bagus ke depannya. 

Kenapa RHB Tradesmart ID?

Resesi mungkin saja terjadi, namun jangan sampai hal tersebut mengubur keinginan Smart People untuk investasi saham. Ikuti cara yang tepat untuk berinvestasi saham kala resesi terjadi, serta lengkapi diri dengan fasilitas yang bisa mendukung aktivitas investasi dan trading saham, seperti RHB Tradesmart ID yang merupakan aplikasi trading saham online

RHB Tradesmart ID merupakan aplikasi trading saham yang dilengkapi dengan ARO (Assisted Robo Optimization), yang akan membantu pemula memulai investasi dan mengamati perkembangan saham secara real time. Notifikasi akan diberikan terkait perkembangan saham yang diikuti, sehingga mulai dari pemula hingga yang sudah expert sekalipun akan bisa terbantu. 

Selain fitur ARO tersebut, RHB Tradesmart ID juga menghadirkan 3 layanan utama, yakni ARO Signal, ARO Library, dan ARO Technical. Dengan menggunakan layanan utama dari RHB Tradesmart ID ini, Smart People bisa ketahui detail tentang suatu saham, saham apa saja yang sedang trending, hingga membantu pengambilan keputusan terkait informasi saham yang diberikan. 

Resesi mungkin saja terjadi, namun keinginan untuk investasi saham jangan sampai mati. Ikutilah strategi berinvestasi saham saat resesi yang tepat, agar Smart People tetap bisa bertahan di tengah ketidakstabilan kondisi ekonomi. Dalam situasi tersebut, Smart People bisa coba gunakan aplikasi trading saham online RHB Tradesmart ID untuk membantu aktivitas berinvestasi.

RHB Smart Talk

Tonton pembahasan menarik mulai dari ide trading, analisa fundamental, dan analisa teknikal untuk emiten saham pilihan

Setiap hari Senin-Jumat jam 8.45 pagi bersama tim riset RHB Sekuritas

Raih #MomenSmart bersama RHB Sekuritas

Trading saham lebih smart dengan mudah dan cepat bersama fitur ARO

PT RHB Sekuritas Indonesia

Revenue Tower 10-11th Floor
District 8, SCBD Lot 13
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12190

021-50939888 (Hunting RHB SI)
021-50939700 (Support OLT)

www.rhbtradesmart.co.id
id.support@rhbgroup.com

Download Sekarang

PT RHB Sekuritas Indonesia terdaftar dan diawasi oleh

© 2021 owned by RHB Sekuritas Indonesia
Terms & Condition Internal